Sekolah Harus Jadi Ruang Aman: PWPA Kartini Gelar Edukasi Anti Bullying di SDN Bandung

EDI SUPRAPTO

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:56 WIB

5025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung , 21–22 Januari 2026 —
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak (PWPA) Kartini menggelar Program Anti Bullying di sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Bandung. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian organisasi terhadap perlindungan anak serta upaya pembentukan karakter sejak usia dini.

Program tersebut telah sukses dilaksanakan di dua sekolah, yakni SDN 268 Panyileukan pada 21 Januari 2026 dan SDN 068 Sindanglaya pada 22 Januari 2026. Kegiatan ini menyasar siswa, tenaga pendidik, serta lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem pendidikan yang aman dan ramah anak.

Ketua DPP PWPA Kartini menegaskan bahwa Program Anti Bullying bertujuan memberikan edukasi komprehensif mengenai bahaya perundungan, dampak psikologis yang ditimbulkannya, serta pentingnya membangun budaya saling menghormati di lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong keberanian anak untuk berbicara dan melapor apabila mengalami atau menyaksikan tindakan bullying.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekolah harus menjadi ruang aman bagi anak untuk tumbuh, belajar, dan berkembang. Anti bullying bukan sekadar slogan, melainkan tanggung jawab bersama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat,” tegas perwakilan DPP PWPA Kartini dalam keterangannya.

Melalui pendekatan edukatif dan persuasif, para siswa diajak memahami nilai empati, toleransi, dan solidaritas sosial, sementara guru dan pihak sekolah diberikan penguatan peran dalam pencegahan serta penanganan kasus perundungan secara dini.

DPP PWPA Kartini menyatakan bahwa program ini akan terus berlanjut dan diperluas ke SD Negeri lainnya di seluruh Kota Bandung sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam perlindungan hak anak dan pemberdayaan perempuan.

Dengan terselenggaranya Program Anti Bullying ini, DPP PWPA Kartini berharap dapat berkontribusi nyata dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berani, dan menjunjung tinggi nilai saling menghormati.
*** (E.S)

Berita Terkait

Jelang Dinamika Politik, Kesbangpol KBB Gandeng IWO-I Perkuat Literasi Informasi
Bandung bjb Tandamata Umumkan Skuad Proliga 2026
SWI Guncang Boyolali dengan 10.000 Relawan Penghijauan pada Munas 2026
SWI: Kekerasan terhadap Wartawan Adalah Serangan Langsung terhadap Demokrasi
SWI Tegaskan Kebebasan Pers Bukan Monopoli: Tolak Narasi Wajib Kerja Sama dengan PWI
Ketebalan Aspal Tipis hingga Tack Coat Absen, Proyek Banjaran–Pangalengan Rp14,4 Miliar Sarat Masalah
Semarak HUT ke-80 RI di RW 29: Panggung Kebersamaan dan Harapan Baru
Menuju Jabar Istimewa, Pemprov Jawa Barat Gelontorkan Rp1,7 Triliun untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan 2025

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:14 WIB

Forum Pembaruan Kebangsaan Jadi Pilar Persatuan di Kota Tasikmalaya

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 17:10 WIB

Semarak HUT ke-80 RI di IKM Tasikmalaya: Kebersamaan, Kuliner, dan Rencana Pembangunan Masjid

Jumat, 6 Juni 2025 - 20:49 WIB

Gotong Royong Warga Minang Warnai Kurban Perdana IKM Tasikmalaya

Minggu, 25 Mei 2025 - 23:46 WIB

IKM Tasikmalaya Matangkan Rencana Pembangunan Masjid Lewat Musyawarah Besar

Minggu, 20 April 2025 - 16:55 WIB

Jelang Rapat Akbar, IKM Tasikmalaya Bahas Pembangunan Masjid dan Pererat Silaturahmi

Berita Terbaru

Bandung

Bandung bjb Tandamata Umumkan Skuad Proliga 2026

Selasa, 30 Des 2025 - 04:41 WIB