koKAB. BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-384 sekaligus Hari Kartini ke-146 di Lapangan Upakarti, Senin (21/4/2025). Upacara berlangsung khidmat di tengah suasana megah usai renovasi lapangan kebanggaan warga Bandung ini.
Dengan mengusung tema “Dengan Semangat Bandung Lebih BEDAS 2025, Kita Wujudkan Pemerataan Kualitas SDM dan Infrastruktur dalam Menunjang Pelayanan Publik yang Optimal”, Pemkab Bandung menegaskan komitmennya terhadap pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Capaian Pembangunan yang Fenomenal
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyampaikan berbagai pencapaian strategis hingga akhir 2024:
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 74,59.
Tingkat kemiskinan turun ke angka 6,19%.
Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) mencapai 5,04%, melebihi rata-rata nasional dan provinsi.
Tingkat pengangguran terbuka menurun jadi 6,36%.
Di sektor pendapatan, realisasi Pendapatan Daerah mencapai 96,21% dari target. Pendapatan Asli Daerah (PAD) pun melonjak menjadi Rp 1,4 triliun, dengan target Rp 2,03 triliun di 2025.
Infrastruktur Makin Maju
* Pembangunan 5 RSUD baru.
* Peningkatan jalan mantap dari 68,60% (2023) ke 76,38% (2024), dengan target 89,73% di 2025.
* Alokasi Rp 400 miliar per tahun untuk perbaikan jalan.
*Program Rutilahu sukses perbaiki 29.347 unit rumah dari target 7.000 unit per tahun.
Pendidikan dan Sosial Jadi Prioritas
* Pembangunan 27 SMP baru.
* Penerapan 3 muatan lokal di semua jenjang pendidikan.
* Insentif Rp 109 miliar untuk ustadz/ustadzah, takmir dan marbot masjid, lengkap dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Tata Kelola dan Inovasi Sosial
Kabupaten Bandung juga mencatatkan prestasi dengan meraih Opini WTP 8 kali berturut-turut. Selain itu, diluncurkan program inovatif “Bandung BEDAS Nyayah ka Indung” dan “Sekolah Rakyat” untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Penghargaan untuk Perempuan
Dalam momentum Hari Kartini ke-146, Bupati memberikan apresiasi tinggi bagi para perempuan yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Di usia 384 tahun, kita teruskan perjuangan ini lewat karya nyata demi Bandung yang lebih BEDAS,” ujar Kang DS penuh semangat. **
















