Hentikan Penggalangan Dana di Jalan, Gubernur Dedi Mulyadi: Jangan Ganggu Ketertiban Umum

BANDUNG NOW

- Redaksi

Sabtu, 12 April 2025 - 07:45 WIB

5079 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN SUKABUMI – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan larangan praktik penggalangan dana di jalan raya, khususnya yang mengatasnamakan pembangunan rumah ibadah.

Penegasan ini disampaikan saat berkunjung di Kampung Cikukulu, Desa Cisande Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (10/4/2025).

Menurut KDM — sapaan akrab Dedi Mulyadi, kegiatan meminta sumbangan di jalan telah menyebabkan kemacetan dan berpotensi menciptakan trauma bagi pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mencontohkan kasus penggalangan dana untuk pembangunan Masjid Al-Abror di Desa Cisande tersebut yang dilakukan di tengah jalan.

“Setiap hari bikin macet jalan, katanya untuk pembangunan masjid. Mulai hari ini saya hentikan. Tidak boleh lagi minta-minta di jalan,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Gubernur Dedi Mulyadi secara pribadi memberikan bantuan sebesar Rp30 juta untuk pembangunan Masjid Al-Abror.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menghentikan praktik penggalangan dana di jalan dan mempercepat proses pembangunan rumah ibadah tersebut.

“Sekarang saya hanya minta satu kepada para warga, bersihkan sungai di kampung ini, sebagai imbalan bersihkan semua,” ujarnya.

Dedi menekankan bahwa pembangunan rumah ibadah harus dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum.

Ia mengajak masyarakat untuk mencari cara yang lebih bijak dan terorganisir dalam menggalang dana.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga menyoroti persoalan sampah di sungai di Desa tersebut.

Ia menyebut membuang sampah ke sungai adalah tindakan yang merusak lingkungan dan merupakan perbuatan dosa.

“Buang sampah ke sungai itu dosa. Tapi mungut sampah, itu ibadah, tolong sampaikan itu nanti di mimbar masjid ini,” ujarnya.

Gubernur Dedi turut mengajak masyarakat Jawa Barat, khususnya warga Sukabumi, untuk menjaga kebersihan dan menjunjung nilai-nilai gotong royong.

Ia berharap seluruh lapisan masyarakat dapat menjadi bagian dari solusi terhadap persoalan lingkungan dan sosial.

“Pokoknya, orang Sukabumi, orang Jawa Barat harus jadi teladan. Jaga lingkungan, jaga ketertiban,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jelang Dinamika Politik, Kesbangpol KBB Gandeng IWO-I Perkuat Literasi Informasi
Sekolah Harus Jadi Ruang Aman: PWPA Kartini Gelar Edukasi Anti Bullying di SDN Bandung
Bandung bjb Tandamata Umumkan Skuad Proliga 2026
SWI Guncang Boyolali dengan 10.000 Relawan Penghijauan pada Munas 2026
SWI: Kekerasan terhadap Wartawan Adalah Serangan Langsung terhadap Demokrasi
SWI Tegaskan Kebebasan Pers Bukan Monopoli: Tolak Narasi Wajib Kerja Sama dengan PWI
Ketebalan Aspal Tipis hingga Tack Coat Absen, Proyek Banjaran–Pangalengan Rp14,4 Miliar Sarat Masalah
Menuju Jabar Istimewa, Pemprov Jawa Barat Gelontorkan Rp1,7 Triliun untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan 2025

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:14 WIB

Forum Pembaruan Kebangsaan Jadi Pilar Persatuan di Kota Tasikmalaya

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 17:10 WIB

Semarak HUT ke-80 RI di IKM Tasikmalaya: Kebersamaan, Kuliner, dan Rencana Pembangunan Masjid

Jumat, 6 Juni 2025 - 20:49 WIB

Gotong Royong Warga Minang Warnai Kurban Perdana IKM Tasikmalaya

Minggu, 25 Mei 2025 - 23:46 WIB

IKM Tasikmalaya Matangkan Rencana Pembangunan Masjid Lewat Musyawarah Besar

Minggu, 20 April 2025 - 16:55 WIB

Jelang Rapat Akbar, IKM Tasikmalaya Bahas Pembangunan Masjid dan Pererat Silaturahmi

Berita Terbaru

Bandung

Bandung bjb Tandamata Umumkan Skuad Proliga 2026

Selasa, 30 Des 2025 - 04:41 WIB